Apakah manfaat antioksidan?
Secara umum fungsi antioksidan adalah untuk menangkal/menetralkan radikal bebas. Radikal bebas adalah suatu molekul di dalam tubuh kita yg tidak stabil karena kehilangan pasangan elektron. Radikal bebas ini sebetulnya memiliki fungsi, diantaranya adalah dalam pertahanan tubuh thdp masuknya benda asing. Tetapi jika jumlahnya berlebih maka radikal bebas akan menyebabkan kondisi yg namanya stress oksidatif (SO), SO ini dapat menyebabkan kematian sel sehat. Salah satu teori penuaan yg saat ini dianut adalah teori SO ini, adapun SO akan menyebabkan panjang telomer dari DNA sel memendek, sehingga manusia menjadi cepat tua dan mati.
Memang benar bahwa tubuh mampu memproduksi antioksidan (dinamakan antioksidan endogen), ada 3 yg utam,a yaitu SOD (super oxude dismutase), gluthatione dan katalase. Akan tetapi ada bentuk lain dari antioksidan yg harus didapat dari makanan yaitu vitamin (A, E dan D) serta mineral (seperti selenium dan zinc). Ada juga penggolongan antioksidan berdasarkan jenis antioksidan enzimatik dan non-enzimatik, asam urat adalah antioksidan endogen yg non-enzimatik. Pada kadar yg normal asam urat memang memilki efek antioksidan, tetapi jika kadarnya tetap tinggi dalam jangka panjang, ingat adanya risiko penyakit GOUT.
Pada prinsipnya antioksidan tidak dapat bekerja sendiri, karena antioksidan itu bekerja dengan menyumbangkan elektron kepada radikal bebas yg tidak punya pasangan elektron. Setelah antioksidan kehilangan elektronnnya, maka dia butuh jenis antioksidan lain untuk memberikan elektronnya shg antioksidan ini dapat kembali menjalankan fungsinya. Jadi, antioksidan jgnlah mengandalkan dari satu jenis antioksidan saja.