JANTUNG BERDEBAR
Jantung berdebar atau palpitasi merupakan gejala yang dapat terjadi saat menjalani diet keto, biasanya terjadi pada mingu pertama dan dapat menjadi tanda awal dari kondisi ketosis Penyebabnya dapat dikarenakan dehidrasi dan kurangnya asupan mineral (terutama kalium), yang menyebabkan penurunan jumlah cairan yang bersirkulasi dalam peredaran darah. Untuk mengatasi hal ini maka jantung akan meningkatkan kekuatan pompa untuk mempertahankan tekanan darah sehingga dampaknya denyut akan terasa lebih cepat dan lebih keras. Penyebab lain adalah karena dilepaskannya hormon stress yang dikenal dengan nama kortisol untuk mempertahankan kadar gula darah, sebagai adaptasi dari diet rendah karbohidrat. Untuk mengatasinya, segeralah minum air dalam jumlah yang cukup, dan apabila perlu tambahakan setengah sendok the garam ke dalam satu gelas besar air. Apabila gejala tidak menghilang dan menggaggu aktivitas, cobalah untuk meningkatkan asupan karbohidrat Anda.
HIPERKOLESTEROL
Selamat pagi keto warrior,menanggapi banyaknya pertanyaan seputar kolesterol, berikut sedikit coretan saya dgn judul: “Kolesterol yang gampang kesenggol”
Saat menjalani diet keto, sering menjadi hal yang sering dialami/dikeluhkan. Kolesterol adalah suatu molekul sejenis lipid/lemak yang terdapat di dalam sel dan peredaran darah yang memiliki berbagai fungsi penting seperti pembentukan hormon, pembentukan cairan empedu, transport lemak, dsb. Sekitar 80% kolesterol yang dibutuhkan tubuh kita dihasilkan oleh organ tubuh kita sendiri yaitu hati, sisanya di dapat dari makan, jadi tanpa lemak pun tubuh kita dapat memproduksi kolesterol sendiri (kemampuan tiap individu bisa berbeda). Lemak yang masuk dri luar tubuh, maupun yang beredaran dalam peredaran darah selanjutnya dihantarkan oleh berbagai jenis kolesterol memiliki fungsi transport lemak yang kita kenal dengan nama VLDL, LDL dan HDL. HDL disebut kolesterol baik karena fungsinya mengambil kelebihin kolesterol di jaringan dan pembuluh darah yang dapat menyebabkan penyakit, untuk dibawa kembali ke hati dan dikeluarkan dari tubuh. Pada saat asupan lemak tinggi, seperti halnya saat diet keto, maka jumlah kolesterol akan meningkat karena aktivitas tranportasi lemak PASTINYA juga akan menjadi lebih tinggi. Jenis lemak yang kita makan dapat menentukan jenis kolesterol yang jumlahnya akan meningkat, asupan lemak baik akan meningkatkan kolesterol HDL. Selain kolesterol, saat menjalani diet keto, trigliserida juga dapat meningkat, karena proses pembakaran lemak (lipolisis) akan menghasilkan asam lemak bebas dan gliserol yang akan di bawa ke hati untuk diubah menjadi energi cadangan. Gliserol inilah yang akan meninbgkatkan kadar trigliserida darah. Tingginya kolesterol biasanya akan dialami pada minggu 1 hingga minggu 4 diet keto, dan dikatakan selanjutnya kadar kolesterol akan menurun dan komposisinya akan membaik seiring adaptasi tubuh. Bagi yang memiliki risiko tinggi penyakit jantung atau stroke, atau memiliki riwayat serangan, sebaiknya jangan menjalani diet keto karena peningkatan kolesterol meskipun hanya bersifat temporary tetap dapat membahyakan. Ingat langsing itu Indah, tapi SEHAT adalah yang utama.
ASAM URAT TINGGI
Untuk sama urat yang meningkat, hal ini terjadi karena kondisi ketosis dapat menghambat eliminasi asam urat melalui urin sehingga asam urat meningkat. Untuk mengatasi hal ini, tingkatkan asupan air, karena pembuangan asam urat terjadi melalui air kencing. Sama halnya dengan kolesetrol, peningkatan asam urat ini terjadi biasanya pada awal menjalani diet keto, dan akan menurun dalam minggu 2-4. Kalau masih tetap tinggi maka dapat dibantu dengan obat, sedangkan yang memiliki riwayat serangat GOUT, sebaiknya diet ketonya jangan dilanjutkan.
KETO RASH
Salah satu efek samping yang dapat terjadi saat menjalani diet keto adalah timbulnya bintik kemerahan, yg kadang diserati gatal yg dinamakan keto rash. Hingga saat ini belum ada mekanisme pasti yg dapat menjelaskan terjadinya keto rash, dugaan yg cukup kuat adalah tingginya kadar benda keton di dalam darah pada kondisi ketosis,memerlukan proses eliminasi selain melalui urin kg melalui keringan,kandungan aseton dalam benda keton dapat mengiritasi kulit saat keton dikeluarkan melalui keringat dan mencetuskan reaksi inflamasi yg akan menimbulkan kemerahan (rash) dan gatal krn terpicunya pelepasan histamin akibat penumpukan aseton pada permukaan kulit. Keto rash biasanya akan tjd pada sesorang yg kulitmya sensitif terhadap paparan aseton,gejala ini dapat hilang dgn sendirinya tetapi seringpula akan muncul kembali (hilang timbul). Kalau gatal saat menganggu dapat dioleskan dengan bedak dingin cair (jangan bedak bubuk krn dapat menutup pori2 dan menimbulkan infeksi), atau bisa juga dibantu dengan obat antihistamin seperti loratadine dan cetirizine.